Batam-Sebagai
Wujud nyata bahwa anak muda adalah agen perubahan bangsa ini sepertinya cocok
untuk diberikan pada Forum Organisasi Kepemudaan (FOK) Kepri,pasalnya dengan
modal sendiri dan kemauan,FOK akan bangun 200 outlet makanan dan minuman yang
berada di halte bus.
Tahap
awal,FOK bangun outlet yang berlokasi di depan Hotel Haris Batam
Center."Rencananya FOK akan bangun sebanyak 200 unit outlet.Tahap awal
kita bangun outlet di atas Halte Bus,depan Hotel Haris,"kata Ketua Dewan
pimpinan Wilayah FOK Kepri Andi Kusuma Senin (14/1)di Outlet FOK Batam Center
Menurut
Andi,outlet yang didirikan ini pada prinsipnya akan membantu Pemerintah
memajukan ekonomi kerakyatan yang berbasis Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
"dan
yang terpenting lagi pembuatan outlet diatas halte,terlahir dari pikiran anak
muda yang berpikiran positip,mandiri, tidak mental korupsi.Karena Outlet yang
berdiri sekarang di atas halte,digelontorkan dari dana
pribadi,"katanya
Dana
yang dikeluarkan untuk satu outlet terbilang cukup besar berkisar Rp 60
Juta,"namun dengan anggaran tersebut,kita sudah menghidupkan tiga orang
keluarga.Sekaligus membuka sumber sendi perekonomian di wilayah Batam Center
terutama sekitaran Engku putri."ujarnya dengan optimis
Lantas
dari mana untungnya?,andi mengatakan,outlet ini terdiri dari Kios yang dikelola
secara 24 Jam,kemudian untungnya didapatkan dari penyewaan reklame.
"Penyewaan
reklame dapat dipesan pada dua lokasi pertama penyewaan reklame pada papan
reklame yang terdapat pada dinding utama outlet,selanjutnya lokasi kedua
terletak pada papan reklame yang berada di atap halte bis."
"untuk
beriklan di dinding papan reklame,kita kenakan biaya Rp 2 juta per
bulan.Sementara untuk pemasangan iklan di atap halte bus dikenakan biaya Rp 35
juta pertahun,"paparnya
Lebih
lanjut Andi mengatakan,awal outlet didirikan satu tempat saja,.Setelah
diresmikan nanti oleh Walikota Batam kita lanjutkan tahap dua pembangunanya
kemudian tahap ketiga dan seterusnya hingga tuntas.
"Outlet
yang didirikan diatas halte ini,adalah yang pertama kali dibuat di Indonesia.Dan
sudah didaftar pada Haki sebagai ijin hak cipta untuk outlet diatas halte
bus,"ujarnya mengakhiri wawancara (bud)

0 komentar:
Posting Komentar